Terjemahan lagu The Ronettes – Be My Baby

“Be My Baby”

The night we met I knew I needed you so
And if I had the chance I’d never let you go
So won’t you say you love me
I’ll make you so proud of me
We’ll make ‘em turn their heads every place we go

So won’t you, please
(Be my, be my baby) Be my little baby
(My one and only baby) Say you’ll be my darlin’
(Be my, be my baby) Be my baby now
Wha-oh-oh-oh

I’ll make you happy, baby, just wait and see
For every kiss you give me, I’ll give you three
Oh, since the day I saw you
I have been waiting for you
You know I will adore you ‘til eternity

So won’t you, please
(Be my, be my baby) Be my little baby
(My one and only baby) Say you’ll be my darlin’
(Be my, be my baby) Be my baby now
Wha-oh-oh-oh-oh

So come on and please
(Be my, be my baby) Be my little baby
(My one and only baby) Say you’ll be my darlin’
(Be my, be my baby) Be my baby now
Wha-oh-oh-oh

(Be my, be my baby) Be my little baby
(My one and only baby) Oh
(Be my, be my baby) Oh
Wha-oh-oh-oh-oh

(Be my, be my baby) Oh
(My one and only baby) Oh
(Be my, be my baby) Be my baby now
Wha-oh-oh-oh



Terjemahan :
“Jadilah kekasihku”
Di malam kita berjumpa aku menyadari betapa aku membutuhkanmu
Dan jika aku memiliki kesempatan tidak akan pernah kulepaskan kau
Jadi maukah kau mengatakan cinta padaku
Akan kubuat kau begitu bangga padaku
Kita akan membuat setiap mata memandang di setiap tempat yang kita kunjungi
Jadi, maukah kau, tolong
(jadilah milikku, jadilah kekasihku) jadilah kekasih mungilku
(Kekasihku satu-satunya) Katakan kau akan menjadi cintaku
(Jadilah milikku, jadilah kekasihku) Jadilah kekasihku sekarang
Wha-oh-oh-oh
Akan kubuat kau bahagia, sayang, tunggu dan lihat
Untuk setiap ciuman yang kau berikan, akan kuberikan tiga
Oh, sejak hari aku melihatmu
Aku telah menunggumu hingga saat ini
Kau tahu aku akan mengagumimu hingga akhir waktu
Jadi, maukah kau, tolong
(Jadilah milikku, jadilah kekasihku) jadilah kekasih mungilku
(Kekasihku satu-satunya) Katakan kau akan menjadi cintaku
(Jadilah milikku, jadilah kekasihku) Jadilah kekasihku sekarang
Wha-oh-oh-oh
Jadi kemari dan tolong
(Jadilah milikku, jadilah kekasihku) jadilah kekasih mungilku
(Kekasihku satu-satunya) Katakan kau akan menjadi cintaku
(Jadilah milikku, jadilah kekasihku) Jadilah kekasihku sekarang
Wha-oh-oh-oh
(Jadilah milikku, jadilah kekasihku) jadilah kekasih mungilku
(Kekasihku satu-satunya) Oh
(Jadilah milikku, jadilah kekasihku) Oh
Wha-oh-oh-oh
(Jadilah milikku, jadilah kekasihku) Oh
(Kekasihku satu-satunya) Oh
(Jadilah milikku, jadilah kekasihku) Oh
Wha-oh-oh-oh
Hari-hari kerja, Senin sampai Jumat. Minggu ini sangat cepat berlalu ya, nggak terasa sudah Rabu dan besoknya sudah Kamis. Aku nggak habis pikir sudah 3 hari berlalu dan apa sih yang sudah aku lakukan? Hampir nggak ada yang sudah aku lakukan. Pusing juga sebenarnya. Kerja pagi pulang sore. Pulang kerja olahraga. Habis olahraga udah malam dan ngantuk, jadinya yang ada langsung tidur. Besok paginya bangun dengan ritme yang sama. Aku nggak bosan, tapi kerjaanku nggak menuntun kemanapun dan itu yang bikin aku tertekan sendiri. Mau jadi apa aku ke depannya?
Tuing-tuing.
Ehh, ini adalah lagu lama ya, the Ronettes, lagu tahun 60-an, dirilis Agustus 1963. Whoaa, tua sekali lagu ini. Nggak sengaja kepikiran untuk bikin terjemahannya karena barusan mendengar lagu ini. Udah semingguan ini, track tua-tua kujadikan musik yang nemenin untuk olahraga. Mulai dari Lobo, Queen, Aerosmith hingga Bee Gees. Semangat aja bawaannya olahraga pake lagu-lagu tua ini.
Dan kembali pada lagu ini, the Ronettes, lagu yang jadi sountrack film Dirty Dancing. Aku masih belum moved on dari film itu, masih kebayang-bayang dan masih seneng aja. Seru juga kalo bisa hidup di tahun segitu ya, tapi dipikir-pikir mau ngapain aku kalo hidup di tahun segitu? Tuing-tuing. Aih, sudahlah, mikir kebanyakan malah aku yang nggak ngarah kemana-mana, mending dinikmati ya.

Suara penyanyi-nya itu terkesan malas-malasan, nggak semangat tapi ada sedikit percikan genit. Tapi liriknya bagus ya, seperti khas jaman itu, super sederhana, nggak banyak improvisasi. Lagu ini punya backsound yang cukup ribut (mungkin di masa itu emang lagi ngetren ya). Ada campuran suara penyanyi latar (salah satu penyanyi latarnya adalah Cher lho) dengan suara kocokan dan pukulan perkusi. Nyampur jadi satu. Bagian favoritku adalah bagian reffnya, tapi secara keseluruhan semuanya aku suka. Psst, lihat ya seberapa tinggi sasakan rambut mereka. Selamat malam Kamis. 🙂 🙂 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *